List Pengumuman




 30 Mei 2016

Dalam rangka mempersiapkan mutu lulusan, Universitas NU (UNU) Sidoarjo telah memastikan diri dengan barbagai kegiatan diantaranya dengan mengikuti seleksi Proposal Hibah Pusat Karir di Kementerian Ristekdikti pada April 2016  lalu.

Irviandi Yudhotomo, dosen UNU Sidoarjo yang mengikuti seleksi tersebut menjelaskan, Hibah Pusat Karir merupakan program dari Kementerian Ristekdikti untuk peningkatan kualitas lulusan di sebuah perguruan tinggi. Selain itu, program Pusat Karir dapat diikuti mahasiswa tanpa ada batasan semester dan jurusan.   

Artinya, apapun jurusannya dan berapapun semesternya, bagi mahasiswa yang memiliki nilai tambah berupa bakat dan minat selain jurusan yang diambil dapat dimaksimalkan potensinya di Pusat Karir. Selain itu juga untuk pematangan dan pemetaan karir melalui program Karir Kompas yang dijalankan sebelum mereka lulus.

“Jadi mahasiswa yang memiliki potensi lain selain jurusan yang dia ambil bisa dimaksimalkan melalui program Pusat Karir,” ujar dosen yang akrab disapa Pak Irviandi itu, Senin (9/5).    

Ia menambahkan, dengan adanya hibah tersebut peluang mahasiswa UNU Sidoarjo dalam mengembangkan karir dapat dimulai sebelum mereka lulus. Selain itu, program tersebut juga membantu mahasiswa mengurangi masa tunggu masuk dunia kerja setelah lulus –permasalahan yang masih terjadi pada lulusan perguruan tinggi.

Berdasar pada Nota Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir 2016 Nomor: 642.172/B3.4/KM/PK/2016 tertanggal 25 April 2016, UNU Sidoarjo bersama Kementerian Ristekdikti akan melakukan sederetan program pembinaan karir mahasiswa selama 6 bulan. (NU ONLINE)





 30 Mei 2016

Univeritas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo untuk pertama kalinya berhasil meraih juara I lomba debat mahasiswa yang diadakan oleh TV9 bersama Pemerintah Kecamatan Tarik, Sidoarjo yang digelar akhir pekan lalu. Bertemakan Mengawal Pemerintahan Desa yang Inovatif, Mandiri, Sejahtera dan Berkelanjutan, UNU Sidoarjo yang diwakili M. Zakariya Dimas berhasil menyingkirkan lawan-lawannya setelah unggul dalam penyampaian materi debat.


Zakariya yang juga merupakan Wapresma di kampusnya itu menjelaskan, materi yang ia sampaikan dalam lomba debat diperuntukkan bagi program pembangunan desa. UNU Sidoarjo memiliki strategi dan solusi, karena kampus tersebut memiliki data yang diambil dari beberapa desa di Sidoarjo.
"UNU mempunyai solusi yaitu Kurikulum Berbasis Keunggulan Lokal (KBKL). Selain itu, kita juga sudah memetakan beberapa masalah di beberapa desa," ungkap Dimas saat diwawancarai usai menerima piala lomba itu, Kamis (19/5) lalu.
Selain dijadikan materi debat, lanjut Dimas, materi itu juga sempat  disampaikan ke Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo pekan lalu, namun belum terealisasi.


Rencananya, keinginan itu akan terus diperjuangkan dan dikawal oleh semua aktivis mahasiswa UNU Sidoarjo sampai pemerintah kabupaten melaksanakannya. "Keinginan ini akan kami kawal sampai pemerintah dapat melaksanakannya, agar itu tidak sekadar teori debat saja," tegas Dimas.
Lomba debat yang dilaksanakan di kantor Kecamatan Tarik tersebut memperebutkan piala Bupati Sidoarjo. Pesertanya berasal dari Universitas Ma’arif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah (Umsida) Sidoarjo, Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo. Selain itu, ada pula kategori yang melombakan kampus kesehatan, yakni: Stikes Mitra Sehat, Stikes Anwar Medika, Akper Kerta Cendekia, dan Stikes Siti Hadijah. (NU Online)





 30 Mei 2016

Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat NU Pagar Nusa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) pada Senin (23/5) telah resmi dilantik. Pengukuhan tersebut bertepatan dengan pembukaan kejuaraan pencak silat Pagar Nusa Unusida Open 2016 se-Jawa-Bali yang diikuti sekitar 500 peserta dan tim pendamping.

Acara yang digelar di Hall Rahmatul Ummah Annahdliyah itu berlangsung selama 4 hari, 23-26 Mei 2016, dengan mempertandingkan lima kelas putra-putri dan dua kategori, yakni tarung dan seni.

Ilham Athoillah, ketua UKM yang juga ketua panitia kejuaraan tersebut mengatakan, Unusida Open 2016 merupakan program kerja pertama UKM yang dipimpinnya yang sengaja dilaksanakan bersamaan dengan acara pengukuhan.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifudin yang merupakan mantan ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Sidoarjo membuka secara resmi Unusida Open 2016, yang ditandai dengan pemukulan gong pertandingan dan diiringi Shalawat Nabi.

Cak Nur, sapaan Wakil Bupati Sidoarjo, saat memberi sambutannya di depan para peserta menyampaikan, pendekar Pagar Nusa merupakan benteng NU dan NKRI, karena itu masa depan NU dan Indonesia salah satunya berada di pundak mereka. "Kalian-kalianlah yang menjaga masa depan NU dan keutuhan NKRI dari berbagai hal yang mengancam," tegasnya.

Menurut Cak Nur, Pagar Nusa merupakan organisasi yang punya andil besar dalam membentuk karakter, terutama membentuk mental para pemimpin. Diharapkan para peserta yang sebagian besar masih berstatus pelajar dan mahasiswa kelak menjadi manusia yang memiliki jiwa besar.     
 
Dukungan pun datang dari Rektor Universitas NU Sidoarjo Dr. Fatkul Anam. Ia berharap, ajang kejuaraan tersebut menjadi agenda tahunan UKM Pagar Nusa UNU Sidoarjo. "Ini salah satu agenda yang mudah-mudahan bisa jadi agenda tahunan," ungkapnya. (NU Online)




← prev 1 ... next →